You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
67 PO Bus Angkat Kaki dari Terminal Pulogebang
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

67 PO Bus Angkat Kaki dari Terminal Pulogebang

Puluhan agen Perusahaan Otobus (PO) yang seharusnya beroperasi di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur menghilang. Diduga penyebabnya, karena hingga saat ini operasi terminal tersebut belum bisa maksimal.

Saat ini yang masih bertahan hanya tiga PO bus dengan total armada 15 unit

Kepala UPT Terminal Pulogebang, Nurhayati Sinaga mengatakan, awalnya ada 70 PO bus yang memasukkan armadanya di terminal tersebut. Namun belakangan hanya tersisa tiga PO yang masih bertahan.

"Saat ini yang masih bertahan hanya tiga PO bus dengan total armada 15 unit," ujar Nurhayati, Jumat (22/1).

Terminal Pulogebang Belum Bisa Dioperasikan Maksimal

Tiga yang bertahan yakni PO Bus Budiman, Rosalia Indah dan Bus Damri tujuan Bandara Soekarno Hatta. Rata-rata jumlah penumpang yang naik dari terminal ini sekitar 40 penumpang dan yang turun sekitar 17 penumpang.

Menurutnya, banyaknya PO yang keluar salah satunya karena belum diresmikannya Terminal Pulogebang akibat izin operasional dari Kementerian Perhubungan belum keluar. Kemudian akses keluar masuk tol yang belum rampung. Sehingga bus harus melintas ke jalur alternatif di Jalan Raya Komarudin sisi timur, yang terlalu sempit bagi bus AKAP.

"Ada juga yang memang izin trayeknya belum ke sini," tandasnya.

Pantauan Beritajakarta.com, sejumlah kantor perwakilan dan loket penjualan tiket terlihat sepi. Tidak ada aktifitas sama sekali di setiap loket maupun kantor perwakilan PO Bus. Hanya banyak terdapat spanduk dari berbagai PO Bus yang menunjukkan bahwa mereka pernah berada di terminal tersebut.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1202 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati